Gubernur DKI: Tarif Parkir di Jakarta Termurah Sedunia

JAKARTA (Pos Kota) – Pemprov DKI Jakarta memiliki peluang besar mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir. Bahkan penyerapan tenaga kerja bisa lebih banyak bila manajemen parkir dibenahi dengan memperbanyak parkir gedung.
Peluang tersebut terlihat dari pertumbuhan jumlah kendaraan yang ada di Jakarta.
Sampai saat ini, jumlah kendaraan bermotor di DKI Jakarta mencapai lebih dari 5,6 juta unit. Dari jumlah itu, 3,9 juta unit di antaranya adalah kendaraan roda dua. Jumlah tersebut bertambah bila digabung dengan kendaraan yang masuk dari daerah. Siang hari jumlah kendaraan di Jakarta sekitar 9 juta unit.
Namun, karena manajemen parkir masih buruk, pendapatan yang diperoleh tidak maksimal. Misalnya, untuk tahun 2010 dari parker gedung (pajak parkir 20 persen), pemprov hanya memperoleh Rp150 miliar setahun. Pendapatan buruk justru berasal dari parker tepi jalan. Dari 410 ruas jalan dengan 13 ribu marka parkir, pemprov hanya memperoleh Rp19 miliar. Dana tersebutpun habis dipakai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Parkir. Bahkan pemprov harus nombok sekitar Rp7 miliar karena biaya operasional UPT Parkir setaun Rp26 miliar. sumber pos kota



